Langsung ke konten utama

Sederhana yang Istimewa

Tersebut, lelaki sederhana yang istimewa.
Untuk setiap ucapan selamat pagi, yang tidak ternyana membuat hariku cerah sedemikian rupa, meski hujan tak henti menghujam kotaku. Terlebih senyummu yang tak jera kau beri hanya sekedar untuk memicu aura positif di sekitarku. memberikan efek luar biasa pada sebab akibat alur aktivitasku setiap pagi.
Untuk setiap kata semangat, yang kau lontarkan di sela kesibukanmu, di sela jeda waktu yang kau punya. hanya untuk memastikan, semangatku masih pada tempatnya semula. Tidak lebih, tidak kurang. Yang selalu memercikkan kekuatan magis yang meringankan langkahku untuk tiap beban yang harus kupikul, tiap hambatan yang mesti diterjang.  Kau membuat semua menjadi sederhana.
Untuk setiap kata maaf, yang terbesit ketika kau lalai sekedar membalas pesan singkat dariku, setiap kata yang kau rasa menyakiti perasaanku, atau karena kesibukanmu yang membuatmu tidak tahu kabar darimu. Lalu kata maaf yang kau ucap ketika apa yang kau lakukan tidak sesuai apa harapku. Meskipun aku tidak pernah mempermasalahkan itu, tidak pernah.  Aku tidak pernah merasa kau luput dari kesalahan, kau selalu memberiku lebih dari anganku, lebih dari sempurna.
Dan untuk ribuan detik yang selalu kau luangkan setiap malam, hanya sekedar untuk mendengarkan keluh kesahku, mendengarkan ketakutanku tentang ini itu, dan saling berbagi canda, berbagi cerita tentang segala aral melintang di kehidupan singkat ini.. hingga menutupnya dengan ucapan selamat tidur sederhana.
Dan pada akhirnya,
Mungkin kau bukan yang pertama yang kulihat saat kubuka pelupuk mataku saat pagi tiba, tetapi kau seorang terakhir yang menutup hariku dengan senyum mengembang sampai pagi terbangun kemudian..

*) @kii992 adalah pemilik blog http://rizkifitriaramadhani.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayah dan putri nya ~ Soekarno dan Megawati

Prof. Dr. Tjipta Lesmana, M.A. dalam bukunya yang berjudul Dari Soekarno sampai SBY, beliau mengatakan bahwa Kepemimpinan tercermin dari komunikasi politik dan pengaruh yang ditimbulkan pada audience. Begitu pula, komunikasi politik para Presiden. Efektif atau tidaknya komunikasi mereka, langsung berdampak pada kepemimpinan dan citra diri mereka. Soekarno yang dikenal dengan  berani menghadapi tantangan dalam banyak hal, tegas dalam bersikap dan mengambil keputusan dan mempunyai kematangan dalam berpolitik. Namun, soekarno juga mempunyai amarah dan salah sebagaimana mesti nya seperti manusia lainnya. Ciri – ciri Beliau ketika marah yaitu seperti gebrak meja, menggedor – gedor kiri – kanan, nebghardik sasaran dengan suara yang keras. Selain itu dalam diri nya juga memiliki sifat menantang, memperingatkan seseorang akan hal yang penting, mengancam jika keberadaan nya genting, dan semua itu di komunikasikan lewat bahasa. Soekarno adalah salah satu tokoh utama dalam proses kemer...

judul lagu nya brown eyes dari destiny's child

Remember the first day when I saw your face  remember the first day you smiled at me  you stepped to me and then you said to me  I was the women you dreamed about  remember the first day when you called my house  remember the first day when you took me out we had butterflies although we tryed to hide and we both had a beatiful night the way we held each others hands the way we talked the way we laughed it felt so good to find true love I knew right then and there you were the one ohhh I know that he loves me cause he told me so I know that he loves me cause his feelings show when he stares at me you see he cares for me you see how he's so deep in love I know that he loves me cause it's obvious I know that he loves me cause it's me he trusts and he's missin me if he's not kissin me and when he looks at me his brown eyes tell this song remember the first day, the first day we kissed remember the first day we had an arguement we apologized and then we compromised a...

puisi pertama

rembulan malam cahaya mu menyinari ku sedikit jangkrik yang menderik melihat ke atas ke bintang dimana kah kekasih ku dimana kah ia berada adakah dia merindu atau pergi nan jauh di ujung langit mata mu sipit hidung mu lancip namun hati mu lancip hingga sering menusuk dimana hati sesungguh nya