Langsung ke konten utama

pegangan kenangan

waktu aku berbeda dengan nya dan sebalik nya. aku jenuh membicarakannya seperti harus melihat seporsi nasi yang menumpuk dan menunggu aku lahap dan semesti nya aku tidak ingin memakannya. aku akan menganalogikan seperti ikan yang berenang - renang namun mati karena air yang ada disekitar nya pekat tak bisa membiaskan sinar mentari. namun apalah arti sebuah kehidupan ikan yang belum banyak orang mengerti. aku seperti ikan yang sekeliling ku memberikan tanda pekat pada setiap udara yang ku hirup setiap detik nya, aku seperti ikan paus yang haus akan mangsa dan aku haus akan perhatian. aku selalu bilang aku benci di dalam posisi lemah ini aku sulit berdiri tanpa kedua kaki ku yang kuat berpijak di bumi yang keras ini aku sulit membuka mata tanpa cairan yang kau sebut dengan air mata aku sulit bernafas ketika air air itu berjatuhan, entah kenapa begitu lemah nya perasaan hati seorang perempuan ketika harus berhadapan dengan semua yang menimpa kehidupannya...

* sekolah dasar yang menyenangkan di jemput nya aku di depan sekolah, di antar nya aku sampai sekolah dan segala yang mengindahkan perlakuan nya dulu ketika hati nya masih ada aku dan kakak ku

* sekolah dasar yang indah, perempuan yang aku panggil dengan mama yang selalu mengantar ku dengan mobil ber plat dinas -00

* sekolah menengah pertama ku, awal dari segala awal aku beratap dengan kakek dan nenek ku dari mama, walaupun perempuan yang aku panggil mama itu sudah menyetir dengan mobil corola dx nya tapi tak pernah aku di antar nya ke sekolah dengan menggunakan kendaraan yang ber ban empat buah tersebut, aku harus selalu menggunakan angkutan umum.

*** aku menyesal kenapa aku tidak suka menulis pada saat itu kenapa baru sekarang, padahal beberapa huruf yang aku miliki pada saat itu sangat menumpuk dan sumpak...

di kala kalian melihat aku berprestasi aku harap kalian menjadi harapan ku untuk menjadi orang tua yang berprestasi pula pada saat membesarkan, mendidik, mengajari, mengayomi dan membelajarkan aku di saat umur ku yang membutuhkan kedua pasang tangan hangat kalian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayah dan putri nya ~ Soekarno dan Megawati

Prof. Dr. Tjipta Lesmana, M.A. dalam bukunya yang berjudul Dari Soekarno sampai SBY, beliau mengatakan bahwa Kepemimpinan tercermin dari komunikasi politik dan pengaruh yang ditimbulkan pada audience. Begitu pula, komunikasi politik para Presiden. Efektif atau tidaknya komunikasi mereka, langsung berdampak pada kepemimpinan dan citra diri mereka. Soekarno yang dikenal dengan  berani menghadapi tantangan dalam banyak hal, tegas dalam bersikap dan mengambil keputusan dan mempunyai kematangan dalam berpolitik. Namun, soekarno juga mempunyai amarah dan salah sebagaimana mesti nya seperti manusia lainnya. Ciri – ciri Beliau ketika marah yaitu seperti gebrak meja, menggedor – gedor kiri – kanan, nebghardik sasaran dengan suara yang keras. Selain itu dalam diri nya juga memiliki sifat menantang, memperingatkan seseorang akan hal yang penting, mengancam jika keberadaan nya genting, dan semua itu di komunikasikan lewat bahasa. Soekarno adalah salah satu tokoh utama dalam proses kemer...

judul lagu nya brown eyes dari destiny's child

Remember the first day when I saw your face  remember the first day you smiled at me  you stepped to me and then you said to me  I was the women you dreamed about  remember the first day when you called my house  remember the first day when you took me out we had butterflies although we tryed to hide and we both had a beatiful night the way we held each others hands the way we talked the way we laughed it felt so good to find true love I knew right then and there you were the one ohhh I know that he loves me cause he told me so I know that he loves me cause his feelings show when he stares at me you see he cares for me you see how he's so deep in love I know that he loves me cause it's obvious I know that he loves me cause it's me he trusts and he's missin me if he's not kissin me and when he looks at me his brown eyes tell this song remember the first day, the first day we kissed remember the first day we had an arguement we apologized and then we compromised a...

puisi pertama

rembulan malam cahaya mu menyinari ku sedikit jangkrik yang menderik melihat ke atas ke bintang dimana kah kekasih ku dimana kah ia berada adakah dia merindu atau pergi nan jauh di ujung langit mata mu sipit hidung mu lancip namun hati mu lancip hingga sering menusuk dimana hati sesungguh nya